BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Seiring dengan
berkembangnya zaman yang mengakibatkan kebutuhan yang semakin berkembang, kita
dituntut untuk kreatif dan cerdas dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Di setiap
negara di dunia pasti membutuhkan bantuan dari negara lain untuk memenuhi
kebutuhan akan suatu jenis barang. Pada umumnya, setiap negara mengimport suatu
jenis barang dari negara lain untuk mencukupi kebutuhan di negaranya. Alasan
utama dari dilakukannya transaksi inport tersebut adalah negara pengimport tak
mampu memproduksi barang yang diimport di negaranya sendiri. Karena alasan
inilah kita mengenal export dan import.
Mengingat mata uang di
satu negara tak berlaku di negara lain, tentu saja dibutuhkan alat transaksi
yang dapat diterima di negara lain. Kini, alat transaksi yang mampu diterima di
lain tersebut biasa dikenal dengan nama valas, sedangkan tempat
terjadinya transaksi jual beli valas biasa kita kenal dengan Pasar Valas.
Secara geografis pasar
valuta asing atau foreign exchange market
menjangkau keseluruhan bagian dunia, dimana harga-harga mata uang senantiasa
bergerak setiap saat pada setiap hari kerja. Transaksi valuta asing (valas)
yang biasanya dalam jumlah besar diawali setiap pagi di Wellington dan Sydney,
bergerak ke arah barat, ke Tokyo, Hongkong, dan Singapore, melalui Bahrain,
kemudian beralih ke pusat keuangan keuangan Eropa, Frankfurth, Zurich, dan
London menyebrangi Atlantik dan berakhir di Sanfransisco dan Los Angeles. Pada
saat sore hari di Eropa pasar dalam keadaan ramai dan sangat likuid, ketika
bursa Eropa maupun wilayah pantai timur Amerika Serikat dibuka.
B. RUMUSAN MASALAH
1.
Apa pengertian pasar valuta asing?
2. Bagaimana latar belakang pasar valuta asing?
3. Bagaimana mekanisme kerja pasar valuta asing?
4. Apa fungsi-fungsi pasar valuta asing?
5. Apa kelebihan dan kelemahan transaksi valuta asing?
6. Apa yang dimaksud dengan pasar uang?
7. Siapa saja yang berperan dalam kegiatan pasar uang?
8.
Apa fungsi dari adanya pasar uang?
C. TUJUAN
1.
Mampu menjelaskan mengenai pengertian
pasar valuta asing.
2. Mengetahui latar belakang pasar valuta asing.
3. Mengetahui mekanisme kerja pasar valuta asing.
4. Mampu menyebutkan fungsi-fungsi pasar valuta asing.
5. Mampu menjelaskan kelebihan dan kelemahan transaksi valuta asing.
6. Mengerti yang dimaksud dengan pasar uang.
7. Mengetahui pelaku-pelaku yang berperan dalam kegiatan pasar uang.
8.
Mengetahu fungsi dari adanya pasar
uang.
1.
PASAR
UANG
A.
Pengertian
Pasar Uang
Pasar uang adalah suatu
tempat pertemuan abstrak dimana para pemilik dana jangka pendek dapat menawarkan
kepada calon pemakai yang membutuhkannya, baik secara langsung maupun melalui
perantara. Sedangkan yang dimaksud dengan dana jangka pendek adalah dana-dana
yang dihimpun dari perusahaan maupun perorangan dengan batasan waktu dari satu
hari sampai satu tahun, yang dapat diperjualbelikan di dalam pasar uang (Pandji
Anoraga dan Piji Pakarti (2001:20)).
Perwujudan dari pasar
semacam ini berupa institusi dimana individu atau organisasi mempunyai
kelebihan dana jangka pendek bertemu dengan individu yang memerlukan dana. Pasr
uang menurut Pandji Anoraga dan Piji Pakarti (2001:19) mempunyai ciri: jangka
waktu dana yang pendek, tidak terikat pada tempat tertentu, pada umumnya supply dan demand bertemu secara langsung dan tidak perlu guarantor underwriter. Pasar uang dan pasar modal sebetulnya
merupakan sarana investasi dan mobilisasi dana.
Pengertian lain yang
dapat dikemukakan di sini yaitu pasar uang adalah suatu kelompok pasar dimana
instrumen kredit jangka pendek, yang umumnya berkualitas tinggi diperjualbelikan.
Fungsi pasar uang sebagai sarana alternatif bagi lembaga-lembaga keuangan,
perusaaan-perusahaan nonkeuangan untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendek
maupun untuk menempatkan dana atas kelebihan likuiditasnya.
Sesuai dengan namanya,
pasar uang (money market) adalah keseluruhan
permintaan dan penawaran dana-dana atau surat-surat berharga yang mempunyai
jangka waktu satu tahun atau kurang dari satu tahun dan dapat disalurkan
melalui lembaga-lembaga perbankan. Pasar uang sering juga disebut pasar kredit
jangka pendek.
B.
Kebutuhan
Adanya Pasar Uang
Ada beberapa alasan
mengapa pasar uang dibutuhkan dalam sistem perekonomian karena banyaknya
perusahaan serta individu yang mengalami arus kas yang tidak sesuai antara inflows dan outflows. Misalnya, perusahaan melakukan penagihan dari klien pada
periode tertentu dan pada waktu yang lain ia harus mengeluarkan uang dan
menutupi biaya operasionalnya. Untuk mengatasi masalah tersebut (pada
saat kas perusahaan mengalami defisit), maka perusahaan sementara dapat
memasuki pasar uang sebagai peminjam dengan mencari lembaga keuangan atau pihak
lain yang memiliki surplus (kelebihan) dana. Selanjutnya, pada saat mengalami
surplus dana perusahaan menjadi kreditur dalam pasar uang untuk memperoleh
pendapatan daripada membiarkan dananya tak terpakai atau idle.
Oleh karena itu, pasar
uang berfungsi untuk menjembatani adanya kesenjangan antara penerimaan dan
pengeluaran dana, menutup kekurangan dengan pinjaman jangka pendek apabila
pengeluaran dana melebihi penerimaan dan penyediaan outlet investasi untuk memperoleh pendapatan bunga bagi unit yang
penerimaannya melebihi pengeluaran.
Kebutuhan akan adanya pasar uang
dilatar belakangi oleh adanya kebutuhan untuk medapatkan sejumlah danan dalam
jangka pendek atau sifatnya harus segera dipenuhi. Dengan demikian pasar uang
memiliki fungsi sebagai berikut:
a. Mempermudah
masyarakat memperoleh dana-dana jangka pendek untuk membiayai modal kerja atau
keperluan jangka pendek lainnya
b. Memberikan
kesempatan masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan dengan membeli
Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)
c. Menunjang
program pemerataan pendapatan bagi masyarakat.
C. Tujuan dan Fungsi Pasar
Uang
Investor
di pasar uang terutama mencari keamanan dan likuiditas di samping peluang untuk
memperoleh pendapatan bunga. Hal tersebut karena dana yang diinvestasikan di
pasar uang kelebihan untuk sementara dan biasanya dibutuhkan dalam waktu
singkat untuk membayar pajak, gaji, deviden, dan sebagainya. Dengan alasan ini,
maka investor sangat sensitif terhadap risiko.
Pasar
uang mempunyai fungsi yaitu sebagai sarana alternatif bagi lembaga-lembaga
keuangan, perusahaan-perusahaan nonkeuangan, dan peserta-peserta lainnya baik
dalam memenuhi kebutuhan jangka pendeknya maupun dalam rangka melakukan
penempatan dana atas kelebisi likuiditasnya. Pasar uang juga berfungsi sebagai
sarana pengendali moneter dalam melaksanakan operasi pasar terbuka. SBI
(Sertifikat Bank Indonesia) sebagai instrumen dlam melakukan operasi pasar
terbuka digunakan untuk kontraksi moneter. Pelaksanaan pasar terbuka oleh Bank
Indonesia dilakukan dengan menggunakan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan
Surat Berharga Pasar Uang (SBPU). SBI sebagai instrumen dalam melakukan operasi
pasar terbuka digunakan untuk tujuan kontraksi moneter. Sementara SBPU
berfungsi sebagai instrumen ekspansi moneter.
D.
Peserta
Pasar Uang
Pihak yang terlibat dalam transaksi
pasar uang baik sebagai investor maupun sebagai penerbit instrument dalam
rangka mobilisasi dana antara lain adalah :
1)
Lembaga-lembaga
keuangan
2)
Perusahaan-perusahaan besar
3)
Lembaga-lembaga
pemerintah
4)
Individu-individu
Pasar uang menyediakan fasilitas
atau jaringan transaksi jual beli asset financial, pasar ini menekankan pada
kredit untuk memenuhi kebutuhan kas jangka pendek. Pasar uang adalah mekanisme
yang mempertemukan pihak yang memiliki surplus dana dengan pihak yang mengalami
defisit. Transaksi dalam pasar uang sebagian besar bersifat jangka pendek. Oleh
karena itu mekanisme dalam pasar uang pada dasarnya dirancang untuk
mempertemukan kebutuhan dana jangka pendek perusahaan, lembaga keuangan, dan
pemerintah. Dengan demikian, keberadaan pasar uang memungkinkan terjadinya
transaksi pinjam-meminjam.
E.
Instrument
Pasar Uang
Instrumen atau
surat-surat berharga yang diperjualbelikan dalam pasar uang jenisnya cukup
bervariasi termasuk surat-surat berharga yang diterbitkan oleh badan-badan
usaha swasta dan negara serta lembaga-lembaga pemerintah. Instrumen pasar uang
yang ada di Indonesia. Dahlan Siamat (2001:208):
1)
Sertifikat Bank
Indonesia (SBI)
Surat berharga atas unjuk dalam rupiah
yang diterbitkan dengan sistem diskonto oleh Bank Indonesia sebagai pengakuan
hutang berjangka waktu pendek kurang dari satu tahun.
2)
Surat Berharga Pasar
Uang (SBPU)
Surat berharga jangka pendek yang dapat
diperjual-belikan secara diskonto dengan Bank Indonesia atau lembaga diskonto
yang telah ditunjuk oleh BI.
3)
Sertifikat Deposito
Instrumen keuangan yang
diterbitkan oleh suatu bank atas unjuk dan dinyatakan dalam suatu jumlah,
jangka waktu dan tingkat bunga tertentu. Sertifikat Deposito adalah deposito
berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan. Ciri pokok yang
membedakannya dengan deposito berjangka terletak pada sifat yang dapat
dipindahtangankan atau diperjualbelikan sebelum jangka waktu jatuh temponya melalui
lembaga - lembaga keuangan lainnya.
4)
Commerecial Paper
Promes yang tidak disertai dengan
jaminan yang diterbitkan oleh perusahaan untuk memperoleh dana jangka pendek
dan dijual kepada investor dalam pasar uang.
5)
Call Money
Kegiatan pinjam meminjam dana antara
satu bank dengan bank lainnya untuk jangka waktu pendek.
6)
Repurchase Agreement
Transaksi jual beli
surat-surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli
kcmbali surat-surat berharga yang dijual tersebut pada tanggal dan dengan harga
yang telah ditetapkan lebih dahulu
7)
Banker's Acceptence
Suatu instrumen pasar
uang yang digunakan untuk memberikan kredit pada eksportir atau importir untuk
membayar sejumlah barang atau untuk membeli valuta asing.
A.
Indikator Pasar Uang
Indikator pasar uang sangat diperlukan
untuk mengukur atau paling tidak mengamati perkembangan pasar uang. Indikator
pasar uang meliputi:
1)
Suku bunga Pasar Uang
Antar Bank (Rp)
Tingkat bunga yang dikenakan oleh bank
terhadap bank lain dalam hal pinjam meminjam danadalam bentuk rupiah.
2)
Volume transaksi Pasar
Uang Antar Bank (Rp)
Jumlah transaksi antar
bank dalam hal pinjam meminjam dalam bentuk rupiah.
3)
Suku bunga Pasar Uang
Antar Bank (US$)
Tingkat bunga yang
dikenakan oleh bank terhadap bank lain dalam hal pinjam meminjam danadalam
bentuk US $.
4)
Volume transaksi Pasar
Uang Antar Bank (US$)
Jumlah transaksi antar
bank dalam hal pinjam meminjam dalam bentuk US $.
5)
JIBOR (Jakarta
Interbank Offered)
Suku bunga yang
ditawarkan untuk transaksi pinjam meminjam antar bank.
6)
Suku bunga deposito
Rupiah (%/Th)
Tingkat bunga yang
diberikan para deposan yang mendepositokan uangnya dalam bentuk Rupiah.
7)
Suku bunga deposito US$
(%/Th)
Tingkat bunga yang
diberikan para deposan yang mendepositokan uangnya dalam bentuk US $.
8)
Nilai Tukar Rupiah
(Kurs)
Harga suatu mata uang
terhadap mata uang lainnya atau nilai dari suatu mata uang terhadap mata uang
lainnya
9)
Suku bunga kredit
Tingkat bunga kredit
yang dikenakan bank atau lembaga keuangan lainnya kepada para kreditor
F.
KELEBIHAN DAN KELEMAHAN
1) Kelebihan
a. Sarana
untuk mencari pinjaman dana jangka pendek bagi perusahaan yang mengalami
kesulitan likuiditas
b. Sarana
untuk menempatkan kelebihan dana yang dimiliki oleh badan usaha
2) Kelemahan
a. Risiko
pasar
Risiko ini terjadi karena turunnya harga
suatu instrumen pasar uang dikarenakan tingkat suku bunga naik sehingga
investor mengalami kerugian.
b. Risiko
gagal bayat
Risiko ini terjadi karena debitur tidak
dapat memenuhi kewajiban bayar pada kreditor.
c. Risiko
inflasi
Risiko ini terjadi karena naiknya harga
barang atau jasa sehingga daya beli menurun atas pendapatan yang diterima dari
pinjaman yang diberikan.
d. Risiko
nilai tukar
Risiko ini terjadi karena adanya
perubahan tidak menguntungkan terhadap kurs mata uang asing.
2. Pasar
Valuta Asing
A. Pengertian Pasar Valuta Asing
Valuta asing atau yang
biasa disebut dengan valas, atau yang dalam bahasa asing dikenal dengan foreign exchange (Forex) merupakan mata
uang yang di keluarkan sebagai alat pembayaran yang sah di negara lain. Valuta
asing akan mempunyai suatu nilai apabila valuta tersebut dapat ditukarkan
dengan valuta lainnya tanpa pembatasan. Sebagai contoh, suatu perusahaan multinasional
AS yang mendirikan pabrik di Inggris, pada akhir tahun buku selalu ingin
mentransfer laba yang diperoleh dari usahanya di Inggris (dalam bentuk
Poundsterling) ke kantor pusatnya di AS (dalam bentuk USD) maka untuk
mengonversikan mata uang Poundsterling Inggris ke dalam US Dolar diperlukan
adanya pasar valas.
Pasar valuta asing
(valas) merupakan suatu jenis perdagangan atau transakasi yang memperdagangkan
suatu mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan
pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan.
Sependapat dengan Madura yang mengungkapkan bahwa pasar valuta asing adalah
pasar yang memfasilitasi pertukaran valuta untuk mempermudah
transaksi-transaksi perdagangan dan keuangan internasional. Atau jika diartikan
secara sederhana, pasar valas adalah perdagangan mata uang (valuta) suatu
negara dengan mata uang negara lainnya. Sedangkan tarif dari pertukaran mata
uang ini disebut juga dengan Foreign Exchange Rate,
di Indonesia dikenal dengan Kurs Valas.
B. Latar Belakang Pasar Valuta Asing
Setelah perang dunia I
dan setelah depresi ekonomi dunia pada tahun 1930-an, dunia menginginkan
tercapainya suatu stabilitas ekonomi yang lebih baik. Pada tahun 1944 lahirlah
suatu sistem moneter Internasional yang dikenal dengan nilai tukar tetap (fixed ekchange rate) hasil persetujuan
Bretton woods. Setiap negara memberlakukan kurs yang tetap dari mata uangnya
terhadap US. Sejak saat itu ekonomi negara-negara Eropa serta Amerika
mulai tumbuh pesat. Lebih dari itu lahirnya pasar Euro Dollar dan Asia Currency Unit adalah untuk
mengimbangi peredaran US Dollar yang semakin banyak jumlahnya.
Pentingnya aktivitas
dalam foreign exchange timbul
sehubungan dengan berkembangnya perdagangan internasional serta semakin
meningkatnya perpindahan uang dan capital international. Dari sini bisa
dilihat bahwa foreign exchange bukan
sebatas money change tetapi lebih
luas dari itu. Oleh karena itu,dapat dikatakan bahwa pasar valuta asing
adalah suatu pasar di mana surat-surat berharga jangka pendek diperdagangkan.
Dalam perkembangannya,
uang berkembang menjadi komoditas yang bisa di perdagangkan. Pasar valuta asing
sendiri mengalami pertumbuhan yang pesat pada awal 70’an. Adapun yang
menyebabkan pasar valuta asing bertumbuh dengan pesat antara lain adalah:
1. Pergerakan
nilai valuta asing yang mengalami pergerakan cukup signifikan sehingga menarik
bagi beberapa kalangan tertentu untuk berkecimpung di dalam pasar valuta asing.
2. Bisnis
yang semakin mengglobal. Dengan semakin sengitnya persaingan bisnis membuat
perusahaan harus mencari sumber daya baru yang lebih murah, dan tersebar di
seluruh dunia sehingga menimbulkan permintaan akan mata uang suatu negara
tertentu.
3. Perkembangan
telekomunikasi yang begitu cepat dengan adanya sarana telepon, telex, faximile, internet memudahkan para
pelaku pasar untuk berkomunikasi sehingga transaksi lebih mudah di lakukan.
4. Keuntungan
yang diperoleh di pasar valuta yang cenderung besar meningkatakan keinginan
berbagai pihak berusaha memperoleh gain
dari pergerakan valuta asing.
C. Mekanisme Kerja Pasar Valuta Asing
Kuncoro (1996:107)
mengatakan seandainya ada mata uang tunggal internasional, barangkali pasar
valas tidak diperlukan. Kenyataan menunjukkan, dalam setiap
transaksi internasional selalu digunakan valas. Dengan kata lain ada kebutuhan
untuk mengkonversi mata uang yang satu menjadi mata uang lain. Inilah yang
menimbulkan adanya permintaan akan transaksi valas. Pasar valas dunia
menawarkan mekanisme yang dapat menyelesaikan transaksi kompleks dan beragam
secara efisien. Perantara utama dalam pasar valas adalah bank-bank utama yang
beroperasi diseluruh dunia terutama yang berdagang valas. Bank-bank ini
dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi yang sangat maju dan canggih, dimana
dapat menghubungkan bank-bank tersebut dengan klien utamanya dan bank-bank lain
diseluruh dunia. Tidak seperti di bursa saham yang memiliki lantai perdagangan
(trading floor), pialang-pialang
berbagai bank dalam pasar valas tidak pernah bertemu dan berhadapan secara
langsung. Hanya telepon, modem, mesin faks, terminal
computer, atau telex yang menghubungkan permintaan dan penawaran valas. Ada
dua tingkatan dalam pasar valas. Pertama, pasar konsumen/eceran (consumer/retail market), dimana individu
atau institusi membeli dan menjual valas kepada bank. Sebagai
contoh, bila IBM bermaksud merepatriasi keuntungan dari cabangnya di Jerman ke
AS, maka IBM dapat mendatangi sebuah bank di Frankfurt dengan tawaran menjual
DM yang dimilikinya untuk ditukarkan US$. Kedua, apabila bank tersebut tidak
memiliki jumlah US$ yang diinginkan, maka bank tadi akan mendatangi bank lain
untuk memperoleh Dolar sebagai ganti DM atau valas lain. Penjualan dan
pembelian semacam ini disebut pasar antar bank.
Dalam pasar valas,
tidak ada keseragaman. Dengan adanya transaksi diluar bursa perdagangan (over the counter) sebagai pasar
tradisional dari perdagangan valuta asing, banyak sekali pasar valuta asing
yang saling berhubungan satu sama lainnya dimana mata uang yang berbeda
diperdagangkan, sehingga secara tidak langsung artinya bahwa “tidak ada kurs
tunggal mata uang dollar melainkan kurs yang berbeda-beda tergantung pada bank
mana atau pelaku pasar mana yang bertransaksi”. Namun dalam praktiknya,
perbedaan tersebut seringkali sangat tipis.
D. Fungsi Pasar Valuta Asing
Fungsi pasar valuta asning antara
lain:
1. Transfer
daya beli (transfer of purchasing power)
Sangat
diperlukan terutama dalam perdagangan internasioanal dan transaksi modal yang
biasanya melibatkan pihak-pihak yang tinggal di negara yang memiliki mata uang
yang berbeda.
2. Penyediaan
kredit
Pengiriman
barang antarnegara dalam perdagangan internasional membutuhkan waktu. Oleh
karena itu, harus ada suatu cara untuk membiayai barang-barang dalam perjalanan
pengiriman barang termasuk setelah barang sampai ke tempat tujuan yang biasanya
memerlukan beberapa waktu untuk kemudian dijual kepada pembeli.
3. Mengurangi
risiko valuta asing
Importir
mengharapkan memperoleh keuntungan dalam usaha perdagangan. Dalam kondisi
normal dari kemungkinan risiko yang tidak diperkirakan misalnya terjadi
perubahan kurs yang tiba-tiba sehingga mempengaruhi besarnya keuntungan yang
telah diperkirakan.
E. Tujuan Transaksi Valuta Asing
Ada beberapa tujuan dalam melakukan
transaksi valas baik yang dilakukan oleh perusahaan/badan maupun individu
adalah sebagai berikut:
1) Komersial:
ekspor-impor lalu lintas modal, lalu lintas jasa, dan lain-lain.
2) Funding:
pinjaman valuta asing dan kebutuhan cash
flow.
3) Hedging:
untuk keperluan hedging atas risiko
perubahan kurs valuta asing.
4) Investasi:
commercial investment, property
investment, dan portfolio investment.
5) Individu:
turis dan kebutuhan individu lainnya.
6) Marketmaking:
berupa perdagangan valuta asing yang dilakukan bank-bank dengan menawarkan
harga dua arah sebagai marketmaker.
7) Position taking:
aktivitas ini lazim ditemui untuk tujuan memperoleh keuntungan. Pada aktivitas
ini, pelaku pasar akan memposisikan dirinya sesuai dengan kecendrungan menguat
atau melemahnya mata uang.
F.
Pelaku
Pasar Valuta Asing
Pelaku ekonomi yang utama dalam pasar
valas dapat digolongkan menjadi:
a. Perusahaan
Untuk meningkatkan daya saing dan
menekan biaya produksi, perusahaan selalu melakukan eksplorasi terhadap
berbagai sumber-sumber daya yang baru dan yang lebih murah. Ada kegiatan impor
dan ekspor yang dilakukan perusahaan kadang memerlukan mata uang negara lain
dengan jumlah yang cukup besar.
b. Individu
Masyarakat atau perorangan
melakukan transaksi valuta asing di sebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang
pertama adalah kegiatan spekulasi, yaitu dengan memanfaatkan fluktuasi
pergerakan nilai valuta asing untuk memperoleh keuntungan. Faktor kedua adalah
kebutuhan konsumsi pada saat berada di luar negeri.
c. Bank Umum dan Perbankan
Bank umum melakukan transaksi jual
beli valas untuk berbagai keperluan antara lain melayani nasabah yang ingin
menukarkan uangnya dalam bentuk mata uang lain. Perbankan
adalah pelaku pasar valas yang terbesar dan paling aktif. Perbankan beroperasi
dalam pasar valas lewat para pedagangnya.
d. Pialang Pasar Valas
atau Broker
Mereka membantu untuk mencarikan
pembeli ataupun penjual.
e. Pemerintah
Pemerintah melakukan transaksi
valuta asing untuk berbagai tujuan antara lain membayar hutang luar negeri,
menerima pendapatan dari luar negeri yang harus di tukarkan lagi kedalam mata
uang lokal.
f. Bank Sentral.
Biasanya bank sentral melakukan
jual beli valuta asing dalam rangka menstabilkan nilai tukar mata uang.
g. Spekulan dan Arbitraser
Arbitraser
adalah orang yang mengeksploitasi perbedaan kurs antar valas. Peran serta
spekulan dan arbitraser dalam pasar valas semata-mata didorong oleh motif
mengejar keuntungan.
h. Institusi
Institusi yang dimaksud disini adalah
institusi-institusi keuangan yang mempunyai investasi internasional, meliputi
dana pensiun, perusahaan asuransi, mutual fund, dan bank investasi.
G. Jenis-jenis Pasar Valuta Asing
1) Pasat SPOT (Pasar Tunai)
Dalam transaksi spot
biasanya penyerahan valas ditetapkan dua hari kerja berikutnya. Misalkan
kontrak jual beli valas di tutup tanggal 10 maka penyerahannya dilakukan
tanggal 12, namun apabila tanggal 12 adalah hari minggu atau hari libur Negara
asal (Home Countries), penyerahan
dilakukan pada hari berikutnya (Eligible
Date) tanggal penyerahan ini disebut Value
Date.
2) Pasar Forward
Kurs forward adalah nilai tukar suatu
valuta dengan valuta lain pada suatu waktu di masa depan yang dikuotasikan oleh
bank-bank. Kemudian yang dimaksud pasar forward adalah pasar yang memfasilitasi
perdagangan kontrak forward mata uang.
Waktu antara ditetapkannya kontrak dan pertukaran mata uang yang
sebenarnya terjadi dapat bervariasi dari dua minggu hingga satu tahun.
3) Pasar Currencies Future
Pasar currency futures merupakan
pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak currency futures. Suatu kontrak currency
futures menetapkan suatu volume standar dari suatu valuta tertentu yang akan
ditukarkan pada tanggal penyelesaian (settlement date) tertentu di masa depan.
Sebuah MNC (multi national corporation) yang ingin meng-hedge hutangnya akan
membeli kontrak currency futures untuk mengunci harga suatu valuta di masa
depan.
4) Pasar Currency Options
Pasar currency options merupakan
pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak currency options. Kontrak currency
options dapat diklasifikasikan sebagai call atau put. Suatu currency call
options menyediakan hak untuk membeli suatu valuta tertentu dengan harga
tertentu dalam suatu periode waktu tertentu. Currency call options digunakan
untuk meng-hedge hutang-hutang valas yang harus dibayarkan di masa depan. Currency
put options memberikan hak untuk menjual suatu valuta asing dengan harga
tertentu dalam suatu periode waktu tertentu. Currency put options digunakan
untuk meng-hedge piutang-piutang valas yang akan diterima di masa depan.
5) Pasar Barter (SWAP)
Kombinasi antara
pembeli dan penjual untuk dua mata uang secara tunai yang diikuti membeli dan
menjual kembali mata uang yang sama secara tunai dan tunggak secara stimultan
dengan batas waktu yang berbeda.
H. Kelebihan dan Kelemahan Pasar Valuta Asing
1) Kelebihan
Pasar Valuta Asing
a) Transaksi
24 jam
Tidak seperti transaksi di pasar
modal, pasar valas berjalan 24 jam sehari selama 5 hari dalam seminggu.
b) Likuiditas
Banyaknya broker/dealer
dalam pasar valas menjadikan pasar valas menjadi sangat likuid sekaligus bisa
menjadikan harga menjadi lebih stabil. Dengan begitu, trader bisa
membuka atau menutup posisi pada fair market price.
c) Rendahnya
biaya transaksi
Biaya transaksi
di pasar valas secara online tidak ada, namun hanya dikenakan biaya yang
jumlahnya cukup beragam salah satu contohnya adalah biaya pada saat penarikan
dana dari akun forex.
d) Keuntungan
dari kenaikan dan penurunan harga
Para trader dapat
menarik keuntungan dari kenaikan harga yaitu selisih antara harga beli (ask/offer)
dengan harga jual/harga penutupan (bid) pada pesanan beli (buying
order). Sedangkan pada pesanan jual (selling
order), keuntungan didapat dari selisih antara harga jual (bid)
dengan harga beli/penutupan (ask/offer).
e) Marjin
perdagangan
Perdagangan
dengan marjin dapat membuat daya beli investor melebihi jumlah modal yang
dimiliki.
f) Two way opportunities
Anda dapat
menghasilkan keuntungan 2 arah, ketika market naik atau pun ketika market
turun. Hal ini tidak berlaku bagi investasi jenis lain (1 way opportunity), sebagai contoh: saham.
g) Fungsi
laverage (fungsi pengali/daya ungkit)
Dengan modal
relatif kecil anda dapat menghasilkan keuntungan yang jauh lebih besar. Contoh
: tanpa leverage anda hanya akan
mendapatkan $0.01/point dengan modal $100. Tapi dengan leverage 1:100 maka anda
dapat menghasilkan $1/point dengan modal yang sama ($100).
2) Kelemahan Pasar Valuta Asing
a) Risiko
kurs pertukaran (exchange rate risk)
Risiko ini
timbul sebagai akibat dari naik-turunnya nilai tukar (kurs) valas.
b) Risiko
negara asal
Risiko ini
timbul dari akibat campur tangan pemerintah yang mata uangnya di perdagangkan
di pasar valas contohnya seperti intervensi bank sentral di negara tersebut
dengan menaikkan tingkat suku bunga, melepas obligasi pemerintah, pembelian
valuta asing secara besar-besaran oleh pemerintah dan sebagainya.
BAB III
PENUTUP
SIMPULAN
Valuta asing atau yang
biasa disebut dengan valas, atau yang dalam bahasa asing dikenal dengan foreign
exchange (Forex) merupakan mata uang yang di
keluarkan sebagai alat pembayaran yang sah di negara lain. Valuta asing akan
mempunyai suatu nilai apabila valuta tersebut dapat ditukarkan dengan valuta
lainnya tanpa pembatasan.
Pasar uang adalah pasar
yang menyediakan sarana pengalokasian dan pinjaman dana jangka pendek, karena
itu pasar uang merupakan pasar likuiditas primer. Transaksi dalam pasar uang
dilakukan dengan menggunakan sarana telekomunikasi sehingga pasar uang ini
disebut juga dengan pasar abstrak karena pelaksanaannya tidak dilakukan di
tempat tertentu sebagaimana halnya dengan bursa efek pada pasar modal.
Pemilihan dana dalam pasar uang selalu berkaitan dengan pasar
uang. Artinya jika kita hendak menginvestasikan uang kita dalam pasar uang
maka, kita akan selalu mempertimbangkan kegiatan yang terjadi di pasar valas,
demikian pula sebaliknya. Hal ini dilakukan untuk menentukan investasi mana yang
paling menguntungkan di pasar uang atau valas. Interaksi antara pasar uang dan
valas ini menjadi lebih penting apabila jumlah dana yang ada dalam jumlah besar
atau kondisi ekonomi pada saat yang kurang baik
DAFTAR PUSTAKA
Bank Indonesia. Pengembangan Pasar Uang serta SBI dan SBPU
di Pasar Sekunder. Paper, Jakarta. 1989.
Rusdin.2000.
Pasar Modal. Jakarta: Alfabeta
www.id.wikipedia.org/wiki/Pasar-Valut- Asing. 1 Desember 2011
www.wikipedia.com. Pasar Valuta Asing. 1
Desember 2011
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Materi Kuliah
dengan judul Makalah Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://rachmatbayufirdas.blogspot.com/2013/01/makalah-pasar-uang-dan-pasar-valuta_4.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Unknown - Friday, January 4, 2013

Thank you
ReplyDeleteHalo selamat Siang,
ReplyDeletePerkenalkan nama saya Lauren, manajer afiliasi untuk InstaForex Group.
Disini saya ingin menawarkan Anda untuk bergabung dalam program afiliasi yang memberikan Anda keuntungan komisi mulai dari 1.5 - 5.3 pip untuk Forex dan mencapai 20 - 26 pip untuk Gold.
Selain keuntungan tersebut kami juga dapat menawarkan fasilitas lainnya untuk memfasilitasi deposit dan penarikan dana untuk klien-klien Anda.
Saya menunggu kabar baik dari Anda segera.
Silakan menghubungi saya melalui detil yang terdapat di bawah.
Kami akan senang untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan dengan Anda.
Terima kasih.
Hormat saya
Laurent
ID Skype: Lauren InstaFX
Facebook: Lawrence Instaforex
Phone/WA: +628119105674
Email : Lauren@mail4.instaforex.com
www.instaforex.com
ReplyDeleteApakah Anda mencari pinjaman? Anda memerlukan Pinjaman Usaha, Pinjaman Pribadi, Pinjaman Perumahan, Atau apakah Anda menolak pinjaman bank atau lembaga keuangan untuk satu atau lebih alasan? Anda memiliki tempat yang tepat untuk solusi pinjaman Anda di sini! Perusahaan pinjaman ALEXANDER ROBERT kami membatasi pemberian pinjaman kepada perusahaan dan individu dengan tingkat bunga rendah dan terjangkau sebesar 2%. Silahkan hubungi kami melalui e-mail hari ini via Alexanderrobertloan@gmail.com
Kami memberikan pinjaman mulai dari jumlah minimum 5.000 sampai 500.000.000,00 pada mata uang berikut: Dolar Amerika Serikat, Eropa dan Pounds Besar Inggris (GBP).
DATA PEMOHON:
1) Nama Lengkap:
2) Negara:
3) Alamat: a
4) Negara:
5) Jenis Kelamin:
6) Status Perkawinan:
7) Pekerjaan:
8) Nomor Telepon:
9) Saat ini posisi di tempat kerja:
10) Pendapatan bulanan:
11) Jumlah Pinjaman yang Dibutuhkan:
12) Durasi Pinjaman:
13) Tujuan Pinjaman:
14) Agama:
15) Sudahkah kamu melamar dulu;
16) tanggal lahir;
Terima kasih,
MR ALEXANDER ROBERT